Alamat
Jl. Ali bin Abi Thalib No.18, RT.005/RW.004, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 4513

1. Rule Of Thirds

Amati foto di atas, point interest terletak tepat do persimpangan empat titik mata, sementara ruangan lain relatif kosong.
Aturan rules of thirds juga mengatakan bahwa tidak ada bagian dari sebuah foto yang tidak bernilai, meski itu hanya background atau ruang kosong, dengan demikian sebuah ruangan kosong adalah bagian dari kombinasi arstitik sebuah foto.
Bagaimana menerapkan komposisi rules of thirds dalam foto?
- Apa point of interest (POI) foto kita. Bagian manakah yang menjadi pelaku utama yang paling menarik dalam foto kita?
- Bagilah foto dalam viewfinder menjadi persimpangan seperti gambar dibawah

2. Leading Lines


- Garis imajiner ini disebut juga simpul
- Menggunakan garis-garis alami menuntun mata ke dalam gambar
3. Diagonal

- Sama seperti leading lines, diagonal ini juga simpul yang menggiring mata audiens.
- Diagonal menciptakan “gerakan”
4. Framing

- Gunakan frame alami seperti jendela, pintu atau sela-sela pepohonan.
5. Benda Dengan Latar

- Ciptakan kontras (Perbedaan mencolok) antara benda dengan latar
6. Penuhi Frame

- Ukuran objek didalam bingkai secara langsung menentukan berapa banyak energi estetika (yaitu kepentingan) yang dimilikinya, semakin besar semakin penting itu
- mendekatlah!
7. Tempatkan Mata Dominan di tengah foto

- menempatkan mata dominan di tengah foto memberikan efek ilusi ia mengikuti audiens
8. Pola dan Pengulangan

- Manusia secara alami tertarik pada pola
- Dengan menggunakan pengulangan, akan segera menarik mata audiens kedalam gambar kita
- Akan lebih menarik lagi jika terinterupsi
9. Simetri

- Simetri sangat menyenangkan mata
Ya, itu lah beberapa teknik komposisi fotografi yang dapat kami beritahu, semoga bermanfaat yaa.




