Alamat
Jl. Ali bin Abi Thalib No.18, RT.005/RW.004, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 4513

PREDATOR SEKSUAL BERLABEL PENDIDIK

Orang tua mana yang bisa menahan emosi melihat putri tercinta menjadi korban kekerasan seksual? Orang tua mana yang sanggup menahan diri untuk tidak melampiaskan emosi ke pelaku kekerasan tersebut yang sangat layak disebut sebagai predator.

 

 

Bagaimana jika kemudian Herry Wirawan si predator seksual ini dipertemukan dengan para orang tua murid. Pemilik Pondok Pesantren Tahfiz Madani School di Bandung Jawa Barat ini, mengumbar syahwatnya kepada anak-anak didiknya. Total, 12 santriwati yang mondok menjadi korban kebuasan perilaku Henrry.

 

Akibat perbuatan bejat terhadap 12 santriwati itu, ada sembilan bayi yang lahir. Dia melakukan aksi ini sejak 2016 hingga 2021.12.12

 

Jika saja tidak ada seorang santriwati yang mengungkapkan peristiwa ini, mungkin akan terus dilakukan.

Bayangkan hingga lima tahun Henrry melakukan aksi itu di berbagai tempat, mulai dari hotel hingga apartemen

 

Bukan cuma Herry yang pantas delabeli predator, masih banyak guru atau dosen yang mencabuli anank didik nya.

 

Apa yang salah dengan dunia pendidikan ini? Bahkan mereka yang memiliki label paham agama justru berubah menjadi predator mengerikan.

 

Dalam konteks ini, kita bisa memahami masih banyak orangtua yang menutupi kejadian karena merasa hal itu adalah aib. Mereka memilih diam tak berdaya, kendati jiwa dan raga hancur. Belum lagi bisa membayangkan masa depan putri-putri tercinta mereka.

Hukuman bagi mereka tidak cukup hanya dengan penjara 15 tahun saja, jelas tidak adil karena selepas dari penjara. Mereka akan menjadi orang bebas.

 

Tapi bagaimana dengan korban dengan trauma korban yang seumur hidup? Tidakkah itu menjadi pertimbangan para hamba hukum untuk membuat predator tak berkutik lagi.

 

Di sisi lain, rancangan undang-undang tindak pidana kekerasan seksual harus segera di sahkan. DPR tidak boleh tutup mata hanya karena perbedaan sudut pandang. Haruskah menunggu kasus demi kasus kekerasan seksual kembali terjadi.

Bagikan Artikel Ini
Pondok
Pondok

Mencetak generasi pejuang media dakwah islam

Articles: 43

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *