Alamat
Jl. Ali bin Abi Thalib No.18, RT.005/RW.004, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 4513

Santri Jurnalis – Radio pada beberapa dekade terakhir rasanya semakin tergerus oleh zaman, hal itu bisa dibuktikan dengan mulai jarangnya ditemui. Meski begitu justru radio dakwah yang belakangan mulai marak mengudara mulai banyak digandrungi oleh para pendengar baik yang masih setia mendengarkan radio dari dulu ataupun yang baru mulai rutin mendengarkan radio.
Begitu pula Radio Kita Fm yang juga mulai mengudara pada tahun 2007 yang didukung oleh yayasan Assunnah Cirebon dengan nama LPK (Lembaga Penyiaran Komunitas) Assunnah. Seiring berjalannya waktu hingga tahun 2013 pihak radio mengajukan permohonan untuk perizinan sebagai radio swasta di frekuensi 92.3 dengan nama radio Assunnah, namun pada tahun 2012 an keputusan pemerintah datang bahwa perizinan di kota cirebon sudah penuh sehingga pihak radio harus menghentikan siaran di frekuensi 92.3 tersebut.
Tapi ternyata ada sebuah jalan yang mungkin berasal dari Allah, pihak radio akhirnya mendapatkan kabar bahwa ada radio FM yang ingin ditawarkan untuk bisa dialihsahamkan (akuisisi). Akhirnya dengan izin Allah dan bantuan donatur terkumpul dana untuk proses akuisisi dengan nama PT Radio Wahana Bewara Suara (Kita FM 94.3 MHz)
Semenjak akuisisi tersebut Radio Kita FM berubah format siaran yang tadinya berupa radio musik menjadi radio dakwah menggantikan radio assunnah.
Dalam perjalanannya Radio Kita terus mengikuti perkembangan teknologi dan menyesuaikan dengan trend konsumsi pendengar sehingga terus berinovasi dengan mengkolaborasikan siaran radio dengan siaran TV. Hingga mulai januari 2021 selain menudara di radio, Radio Kita juga mulai mengudara di satelit dengan Channel radio Kita TV hingga saat ini.




