Alamat
Jl. Ali bin Abi Thalib No.18, RT.005/RW.004, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 4513

Apa Itu Ilmu?
Ilmu adalah kunci segala kebaikan. Ilmu merupakan sarana untuk menunaikan apa yang Allah wajibkan pada kita. Tak sempurna keimanan dan tak sempurna pula amal kecuali dengan ilmu. Dengan ilmu Allah disembah, dengannya hak Allah ditunaikan, dan dengan ilmu pula agama-Nya disebarkan.
Ilmu bagaikan penerang di kegelapan malam yang menerangi jalan menuju tujuan yang dicita-citakan. Imam syafi’i pernah berkata, “Siapa yang ingin mendapatkan dunia, maka ia harus memiliki ilmu, dan siapa yang ingin akhirat juga harus dengan ilmu”. Ilmu dunia dan ilmu agama kedua-duanya sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat
Menuntut Ilmu Itu Wajib
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim”
(HR. Ibnu Majah no. 224)
Menuntut ilmu itu wajib bagi Muslim maupun Muslimah. Ketika sudah turun perintah Allah yang mewajibkan suatu hal, sebagai muslim yang harus kita lakukan adalah sami’na wa atha’na, kami dengar dan kami taat.
Keutamaan Menuntut Ilmu
- Allah memuji orang yang berilmu.
Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالّذِينَ لَ يَعْلَمُون
“Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?(QS. Az Zumar: 9)”.
Seperti yang dikatakan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah, “tentu tidak sama antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu. Sebagaimana tidak samanya antara orang yang hidup dengan orang yang mati. Tidak sama antara orang yang melihat dengan orang yang buta. Dan ilmu adalah cahaya yang membimbing seseorang, sehingga ia keluar dari kegelapan menuju cahaya”. [Kitabul Ilmi, hal. 9 – 10].
- Orang berilmu diangkat derajatnya oleh Allah ta’ala.
Allah Ta’ala juga berfirman:
يَرْفَعِ اللّهُ الّذِينَ آمَنُوا مِنْلكُمْ وَالّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَات
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.(QS. Al Mujadalah: 11)“.
Qatadah rahimahullah ketika menafsirkan ayat ini beliau berkata: “Sesungguhnya ilmu adalah keutamaan bagi pemiliknya. Dan orang yang memiliki ilmu memiliki hak-hak (yang tidak dimiliki orang lain) karena sebab ilmunya. Dan orang-orang berilmu yang menegakkan kebenaran, itu pun satu keutamaan tersendiri. Dan Allah ta’ala memberikan keutamaan kepada siapa yang Ia kehendaki”. [Tafsir Ath Thabari, 23/247].
- Ilmu pada diri seseorang adalah tanda kebaikan.
Dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiallahu’anhu, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda,
مَن يُرِدِ الُ به خيرًا يُفقّهْهُ في الدّين
“Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan, akan dimudahkan untuk memahami ilmu agama”.
(HR. Bukhari no. 71, Muslim no. 1037)
- Mengalirkan pahala ketika sudah meninggal.
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam
bersabda:
“Jika seseorang mati, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah (yang terus mengalirkan pahala), ilmu yang bermanfaat (yang ia tinggalkan), anak shalih yang senantiasa mendoakannya”.
(HR. Muslim no. 1631)
- Termasuk manusia terbaik.
Dari Utsmain bin ‘Affan radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خيرُكم مَن تعلّم القرآنَ وعلّمه
“Yang terbaik di antara kalian adalah yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya”.
(HR. Bukhari no. 5027).
Refrensi :
– muslim.or.id
– Indonesia communiti care canter, serial dasar-dasar islam, menjaga akidah, beribadah sesuai fiqih, dan berhias dengan akhlaq, terbitan markaz inayah




